PGRI Sumur Bandung menyelenggarakan Vaksinasi Dosis Kedua bagi seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan ASN serta Non-ASN kewilayahan  Kecamatan Sumur Bandung. Kegiatan berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 21 – 22 Mei 2021 di SMP Negeri 2 Bandung. Kegiatan vaksinasi dosis kedua ini bekerja sama dengan Kecamatan Sumur Bandung dan Puskesmas Tamblong dengan target sasaran program vaksinasi dosis kedua ini sebanyak 1.039 orang.

Pada pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini diturunkan enam group skrining dan observasi, serta enam orang vaksinator dengan target vaksinasi per hari sekitar 500 sampai 600 orang. Guna membantu pelaksanaan program vaksinasi, Puskesmas Tamblong menurunkan enam orang tenaga kesehatan dan 3 orang tenaga logistik.

Dokter Budi, koordinator pelaksanaan kegiatan vaksinasi dari Puskesmas Tamblong menyebutkan tidak ada kendala yang ditemukan selama proses vaksinasi baik dari sisi koordinasi dengan pihak terkait maupun dalam penyediaan logistic vaksinasi.

Sepakat dengan Dokter Budi, Ketua PGRI Kec. Sumur Bandung, Erni Kustiani juga menyebutkan bahwa pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan lancar dan sampai saat ini belum ada laporan peserta vaksinasi yang mengalami KIPI berat. Beliau juga meminta maaf jika ada kekurangan selama pelaksanaan vaksinasi serta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan vaksinasi ini, yaitu Camat Sumur Bandung dan jajarannya, Lurah di wilayah Sumur Bandung, Puskesmas Tamblong, Puskesmas Balai Kota, Rumah Sakit Cicendo, dan Polrestabes.

Selama dua hari pelaksanaan vaksinasi, sebanyak 989 orang sudah menerima vaksin dosis kedua. Bagi peserta yang tidak hadir pada saat pelaksanaan vaksin kedua, diarahkan untuk menghubungi Puskesmas Tamblong untuk mendapat vaksin dosis kedua susulan.

Kegiatan vaksinasi ini merupakan bagian besar dari program pemerintah untuk menciptakan kekebalan tubuh dalam menghadapi virus covid 19 dan menyiapkan pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka). Jika program ini sudah selesai, diharapkan kita dapat memutus mata rantai covid-19.