Hardiknas tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Hari Raya Idul fitri 1443 H sebagai momentum bagi entitas pendidikan dalam meningkatkan perhatian dan kepekaan terhadap dinamika pendidikan di tanah air. 

Drs.Cucu Saputra, M.M.Pd Ketua PGRI Kota Bandung mengatakan Hardiknas 2022 sebagai sebuah upaya kontemplasi tentang posisi kita hari ini dalam rangka memanifestasikan semangat tujuan bernegara sesuai UUD 45 tentang upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Memaknai Hardiknas harus mengacu kepada filosofi yang dituangkan dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara, maka sebagai pendidik seyogyanya kita harus senantiasa berintrosfeksi diri tentang sejauh mana upaya pendidikan keteladanan di depan para peserta didik, bagaimana memotivasi peserta didik supaya menjadi pribadi yang mandiri serta mendorong mereka menjadi dirinya, tegas Cucu. 

Cucu menegaskan Hardiknas tahun ini semoga menjadi tanda yang baik seiring berakhirnya pandemi dan kita menjadi saksi bagaimana euforia masyarakat merayakan hari raya yang sangat penuh kegembiraan yang luar biasa dan ini harus menjadi stimulus bagi kesiapan para PTK memberikan pelayanan pendidikan bagi peserta didik seiring dengan paradigma perubahan kurikulum baru.

Harus dikaji tentang kondisi factual dilapangan tentang learning lost  terutama yang berhubungan dengan kecakapan literasi dan numerasi sebagian dampak pandemi sehingga harus ada langkah strategis berupa kebijakan untuk merecovery pelayanan pendidikan dengan menyatukan segenap potensi dari semua komponen yang berorientasi pada ketercapaian mutu pendidikan termasuk potensi keterlibatan publik. 

Selain itu rotasi kepala sekolah harus menjadi energi yang positif untuk menjawab tantangan dan kebutuhan zaman agar pelayanan pendidikan dapat lebih dioptimalkan terutama dalam meningkatkan pelayanan pendidikan berbasis digitalisasi. 

Perlu energi yang berbasis kolektiv kolegial, soliditas dan solidaritas  yang kreatif dan inovatif , berorientasi  mementingkan layanan wajib/dasar yang bersinergis dan kolaboratif dari seluruh kelompok kepentingan, terutama pasca pandemi dan pasca rotasi para kepala selolah tersebut, ungkap Cucu. 

Cucu menambahkan bahwa PGRI Kota Bandung siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi masyarakat. 

Perlu pemetaan pelayanan pendidikan yang serius mengingat ada begitu banyak PR yang berhubungan dengan permasalahan pendidikan kepada peserta didik akibat dari Pandemi. 
Perlu energi berbasis kreativitas dan konsisten untuk meningkatkan kecakapan sosial, literasi, numerasi, budaya dan karakter peserta didik.(Kang Amat)