Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang selama ini beritanya sudah sangat masif sampai ke masyarakat paling bawah.
Untuk memberikan informasi yang menyeluruh perihal PTM Terbatas, pada hari ini (10/5) dilaksanakan Rapat Persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dalam rangka memetakan kesiapan dari seluruh leading sektor SKPD dalam rangka persiapan PTM Terbatas.

Hikmat Ginanjar, Kadisdik Kota Bandung mengatakan bahwa dalam rangka menyambut PTM Terbatas semua komponen harus siap, baik itu sekolah, kepala sekolah, PTK, orang tua, dan infrastruktur.

Sementara itu Drs.Ema Sumarna, M.Si Sekda Kota Bandung sekaligus sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kota Bandung mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam rencana pelaksanaan PTM Terbatas diantaranya,
1.Membuat Standar Operasional Prosedur yang harus dipenuhi oleh sekolah berdasarkan Satgas Covid-19 Tingkat Kota, contoh tentang fasilitas kesehatan.
2.Hadirnya cara bertindak yang harus dilakukan pada saat siswa datang ke sekolah.
3.Pengaturan meja dan kursi.
4.Disepakati tentang jumlah siswa dan pengaturan jam.
5.Kesiapan fasilitas toilet.
6.Pengaturan alur /jalur mobilisasi warga sekolah.
7.Jumlah pelajaran ideal 2-3 Mata Pelajaran.
8.Mata pelajaran yang tidak boleh dilaksanakan adalah olah raga dan ekstrakurikuler.
9.Semua warga sekolah menggunakan masker.
10.Tidak boleh ada kontak fisik.
11.Tidak ada aktifitas kantin sekolah atau jajanan diluar yang berlokasi di sekitar lingkungan sekolah.
12.Tidak ada area parkir kecuali untuk PTK.
13.PTK harus aktif sosialisasi kepada siswa tiap hari termasuk melalui media Video tentang mekanisme PTM disaat transisi.
14.Surat pernyataan orang tua 
15.Setiap sekolah harus terkoordinasi dengan UPT Puskesmas terdekat 

Selain itu setiap sekolah menfasilitasi spanduk tentang prokes serta diharapkan setiap sekolah harus punya Satgas Covid-19.Selain itu harus ada komitmen yang kuat dan ketegasan dalam melaksanakan regulasi PTM Terbatas, tegas Ema.

Para camat sebagai pemegang kebijakan kewilayahan harus membuat berita acara haail simulasi dan pengamatan tentang layak tidaknya sekolah melaksanakan PTM.

Rapat pada hari ini dihadiri oleh Asda II Kota Bandung, Kadinkes Kota Bandung, Kadisdik Kota Bandung, Kadinsos Kota Bandung, Kadissukcapil Kota Bandung serta Ketua Forum Camat Kota Bandung.

Simulasi tentang kesiapan sekolah untuk melaksanakan PTM Terbatas akan dilaksanakan pada awal Juni 2021 selanjutnya pihak kecamatan mengeluarkan berita acara kelayakan bagi sekolah.

Informasi tentang mekanisme pelaksanaan PTM Terbatas ini sejatinya harus dapat disosialisasikan kepada orang tua sehingga mereka memiliki wawasan yang utuh tentang mekanisme pelaksanaan PTM Terbatas berdasarkan pertimbangan kesehatan dan keselamatan warga sekolah termasuk siswa.